Analisis Hambatan Implementasi Rekam Medis Elektronik di Puskesmas Koja

Penulis

  • Stephany Stephany Universitas Esa Unggul
  • Siswati Siswati Universitas Esa Unggul
  • Bangga Agung Satrya Universitas Esa Unggul
  • Diana Sonia Universitas Esa Unggul

DOI:

https://doi.org/10.57218/jkj.Vol5.Iss3.2997

Kata Kunci:

5M, implementasi, puskesmas, Rekam Medis Elektronik, sistem informasi kesehatan

Abstrak

Transformasi digital dalam pelayanan kesehatan mendorong fasilitas pelayanan kesehatan untuk mengimplementasikan Rekam Medis Elektronik (RME) guna meningkatkan mutu layanan, efisiensi administrasi, dan pengelolaan informasi kesehatan. Puskesmas Kecamatan Koja Jakarta Utara telah menerapkan RME melalui aplikasi ENA PRIMER sejak tahun 2017, namun implementasinya masih menghadapi berbagai kendala. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi RME dan mengidentifikasi faktor penghambat berdasarkan pendekatan 5M (Man, Money, Material, Machine, dan Method). Penelitian menggunakan desain deskriptif kualitatif dengan melibatkan 11 informan yang dipilih berdasarkan keterlibatan langsung dalam pelaksanaan RME. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara mendalam, kemudian dianalisis secara deskriptif dengan mengelompokkan temuan berdasarkan lima unsur 5M. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi RME telah didukung oleh Standar Prosedur Operasional (SPO) dan sarana komputer yang memadai. Namun, implementasi belum optimal karena masih ditemukan keterbatasan kemampuan penanganan masalah teknis secara mandiri dan ketergantungan terhadap dukungan TI/vendor, proses pengajuan anggaran yang relatif lama, keterbatasan fitur aplikasi dan ketergantungan pada vendor, gangguan jaringan, serta penerapan RME yang belum menyeluruh pada seluruh unit pelayanan. Hambatan yang paling menonjol terdapat pada aspek Material dan Machine, khususnya keterbatasan pengembangan fitur aplikasi dan ketidakstabilan jaringan yang berdampak langsung terhadap kelancaran pelayanan. Penguatan kompetensi petugas, infrastruktur jaringan, dukungan teknologi informasi, dan pengembangan sistem yang lebih adaptif diperlukan untuk mengoptimalkan implementasi RME.

Referensi

Avianti, N. (2023). Tinjauan kesiapan penerapan rekam medis elektronik di RSU Lukas Bangkalan. Program Studi DIII Perekam dan Informasi Kesehatan, STIKES Ngudia Husada Madura.

Fitrianingsih, D. D., Madiun, H. M., Apriliani, E. D., Madiun, H. M., & Ardianingrum, A. W. R. (2025). Implementasi Digitalisasi Rekam Medis Dalam Menunjang Pelaksanaan Electronic Medical Record (EMR). Jurnal Enfermeria Ciencia, 3(2). https://doi.org/10.56586/ec.v3i2.79

Irawan, D., & Gunawan, E. (2024). Evaluasi Implementasi Rekam Medis Elektronik Rawat Jalan Di Rumah Sakit Umum Daerah Cililin Tahun 2024. PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat, 8(2), 3919–3923. https://doi.org/10.31004/prepotif.v8i2.32233

Izza, A. A., & Lailiyah, S. (2024). Kajian Literatur: Gambaran Implementasi Rekam Medis Elektronik di Rumah Sakit Indonesia berdasarkan Permenkes Nomor 24 Tahun 2022 tentang Rekam Medis. Media Gizi Kesmas, 13(1), 549–562. https://doi.org/10.20473/mgk.v13i1.2024.549-562

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Integrasi data ke dalam SATUSEHAT. Mediakom, Edisi 172, November 2024.

Laila, M. I. K., Pribadi, M. S. W., Ariyanto, O. S., Yunita, P. N., Tri, S. N., Pujanggi, W. K. A., & Sutha, D. W. (2024). Faktor Penghambat Pelaksanaan Rekam Medis Elektronik di Rumah Sakit: Narrative Review. 12(1). https://doi.org/10.33560/jmiki.v12i1.645

Meylani, S. (2024). Tinjauan Kesiapan Implementasi Rme Berdasarkan Aspek 5m Di Unit Rawat Inap Rsud Kartini Karanganyar. Jurnal Informasi Kesehatan Indonesia (JIKI), 10(2), 103–112. https://doi.org/10.31290/jiki.v10i2.5054

Nurhastuti, R. F. (2025). Kesiapan Pelaksanaan Rekam Medis Elektronik (RME) dengan Pendekatan 5 M (Man, Money, Material, Machine, Methode): Studi Kasus RSUM Ponorogo. Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia, 5(3), 323–333. https://doi.org/10.55606/jikki.v5i3.8157

Permenkes Nomor 24 Tahun 2022 (2022).

Probosanjoyo, I., Widhi, J. A., & Kuntoadi, G. B. (2018). Tinjauan Penerapan Sistem Elektronik Rekam Medis di Rumah Sakit Royal Progress Tahun 2018. Indonesian of Health Information Management Journal, 6(2).

Risnawati, N., & Nisak, U. K. (2024). Evaluation of completeness of inpatient medical record files according to standard guidelines, variables, and metadata at inpatient and maternity clinic “AFIFAH”. UMSIDA Preprints Server. https://doi.org/10.21070/ups.5715

Roziqin, M. C., Mudiono, D. R. P., & Amalia, N. (2021). Analisis Penerimaan SIMPUS Ditinjau dari Persepsi Pengguna di Puskesmas Mojoagung dengan Metode TAM. Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer, 8(1), 47. https://doi.org/10.25126/jtiik.0812907

Syafira, R. (2022). Tinjauan pelaksanaan unit kerja rekam medis di Puskesmas Geger tahun 2022. Program Studi DIII Perekam dan Informasi Kesehatan, STIKES Ngudia Husada Madura.

WHO. (2021). Global Strategy on Digital Health 2020-2025 (1st ed). World Health Organization.

Widiantoro, R., Mayasari, K. D., & Anjani, I. D. (2025). Analisis Hambatan Implementasi Rekam Medis Elektronik Di Puskesmas Tasikmadu: Studi Berdasarkan Aspek 5M. JMIAK, 8(1).

Yunengsih, Y., Oktaviani, V., & Ganesha, P. P. (2024). Tingkat Kesiapan Implementasi Rekam Medis Elektronik: Studi Kasus Pada Klinik Mata Dr. Hasri Ainun Habibie. INNOVATIVE: Journal Of Social Science Research, 4(3). https://doi.org/10.31004/innovative.v4i3.12580.

Unduhan

Diterbitkan

2026-09-30