Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
https://jomparnd.com/jurnal/index.php/jpabdi
<p><strong>Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat</strong> memiliki e-ISSN: <a href="https://issn.brin.go.id/terbit/detail/20220314331757820" target="_blank" rel="noopener">2828-819X</a> dan p-ISSN: <a href="https://issn.brin.go.id/terbit/detail/20220314151769448" target="_blank" rel="noopener">2828-8424</a>, menerbitkan artikel hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam berbagai bidang untuk membantu dosen, guru, perguruan tinggi, sekolah, dan masyarakat dalam meningkatkan keilmuan, inovasi, maupun kesejahteraan. <strong>Jompa Abdi </strong>menerima artikel yang sesuai dengan ketentuan maupun <em><a href="https://docs.google.com/document/d/1czO11HI3TXllnht6hqf8kEYT33ks5cKo/edit#heading=h.gjdgxs" target="_blank" rel="noopener">template</a></em> yang sudah disediakan oleh pengelola. <strong>Jompa Abdi</strong> adalah jurnal <em>open access </em>yang dikelola Yayasan J<em>ompa Research and Development</em>. <strong>Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat</strong> <a href="https://sinta.kemdiktisaintek.go.id/journals/profile/14760" target="_blank" rel="noopener">Terakreditasi SINTA 5,</a> sesuai SK Dirjen Riset dan Pengembangan Kemendiktisaintek Nomor: 10/C/C3/DT.05.00/2025. Terbit tiap bulan Maret, Juni, September dan Desember.</p>Yayasan Jompa Research and Developmenten-USJompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat2828-8424Pemberdayaan Penderita Diabetes Melitus melalui Terapi Komplementer Pembuatan Sari Pati Bengkoang dan Akupresur
https://jomparnd.com/jurnal/index.php/jpabdi/article/view/2819
<p><em>Diabetes melitus merupakan penyakit kronis yang terus meningkat dan menyebabkan komplikasi makrovaskular maupun mikrovaskular. Pengendalian kadar glukosa darah yang optimal menjadi kunci utama dalam pencegahan komplikasi</em><em>. </em><em>Pendekatan </em><em>terapi komplementer seperti pemanfaatan bahan herbal dan teknik akupresur dapat membantu menurunkan kadar glukosa darah secara nonfarmakologis serta meningkatkan kualitas hidup penderita DM.</em><em>. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan penderita DM dalam memanfaatkan terapi komplementer melalui pembuatan sari pati bengkoang dan praktik akupresur mandiri di kelurahan pondok ranggon. Metode yang digunakan meliputi edukasi kesehatan, demonstrasi pembuatan sari pati bengkoang, pelatihan teknik akupresur dan evaluasi pemahaman peserta melalui pre-test dan post-test. Data menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan pada 21 peserta yaitu dari rata- rata pengetahuan 4.67 meningkat menjadi 9.13. Hasil pengabdian masyarakat menunjukan adanya peningkatan pengetahuan dalam penerapan terapi komplementer sebagai upaya pengendalian kadar glukosa darah pada penderita DM. Pendekatan terapi komplementer berbasis potensi lokal seperti sari pati bengkoang dan teknik nonfarmakologis sederhana seperti akupresur dapat menjadi strategi promotif dan preventif yang efektif dalam pengelolaan diabetes melitus di masyarakat.</em></p>Yuli AstutiDewi Nur SutiawatiUum SafariTatik SetiariniMonika Blesinki
Copyright (c) 2026 Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
2026-06-112026-06-115222122910.57218/jompaabdi.v5i2.2819Pendampingan Manajemen Keuangan Digital untuk Mendukung Legalitas Usaha UMKM Kelompok Kapitan Mandiri
https://jomparnd.com/jurnal/index.php/jpabdi/article/view/2846
<p><em>Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pelaku UMKM Kelompok Kapitan Mandiri dalam pengelolaan keuangan, administrasi usaha, serta pemanfaatan teknologi digital melalui pendampingan manajemen keuangan berbasis aplikasi pencatatan keuangan. Kegiatan dilaksanakan selama tiga bulan, yaitu Maret – Mei 2026, dengan melibatkan 10 pelaku UMKM pengolahan hasil perikanan di Desa Sungai Kapitan, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan learning by doing melalui tahapan sosialisasi, pelatihan, pendampingan teknis, serta monitoring dan evaluasi. Aplikasi yang digunakan dalam pendampingan adalah BukuWarung berbasis Android yang memiliki fitur pencatatan pemasukan, pengeluaran, laporan laba rugi otomatis, dan arsip transaksi digital. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta berdasarkan hasil pre-test dan post-test dengan rata-rata nilai meningkat dari 52 menjadi 84 atau sebesar 61,5%. Sebanyak 80% peserta mampu melakukan pencatatan transaksi secara mandiri menggunakan aplikasi digital dan mulai memisahkan keuangan usaha dengan keuangan rumah tangga. Selain itu, peserta juga mampu menyusun laporan keuangan sederhana dan menata dokumen administrasi usaha secara lebih sistematis. Program ini memberikan kontribusi terhadap peningkatan literasi digital, akuntabilitas usaha, dan kesiapan administrasi UMKM dalam mendukung legalitas serta akses pembiayaan usaha. Kegiatan pendampingan direkomendasikan untuk dilaksanakan secara berkelanjutan guna memperkuat konsistensi penerapan pencatatan keuangan digital pada pelaku UMKM</em><em>.</em></p>Wahyu PurwaningsihM. FatchurahmanSiti KhotimahEdi Setiawan
Copyright (c) 2026 Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
2026-06-112026-06-115223024110.57218/jompaabdi.v5i2.2846Pelatihan Augmented Reality melalui Assemblr EDU bagi Guru SD untuk Meningkatkan Inovasi Pembelajaran
https://jomparnd.com/jurnal/index.php/jpabdi/article/view/2858
<p><em>Transformasi digital dalam pendidikan dasar menuntut guru mampu mengintegrasikan teknologi inovatif dalam pembelajaran. Salah satu teknologi yang potensial ialah Augmented Reality (AR) yang dapat menyajikan materi secara interaktif, kontekstual, dan menarik sehingga meningkatkan keterlibatan peserta didik. Namun, keterbatasan kompetensi digital masih menjadi tantangan dalam penerapan media pembelajaran berbasis AR di sekolah dasar. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan membekali guru SD dalam memanfaatkan platform Assemblr EDU sebagai media pembelajaran berbasis Augmented Reality untuk mendukung inovasi pembelajaran. Metode pelaksanaan meliputi analisis kebutuhan, sosialisasi konsep Augmented Reality, pelatihan teknis penggunaan Assemblr EDU, pendampingan pengembangan media pembelajaran, serta evaluasi melalui pre-test, post-test, observasi, dan angket kepuasan peserta. Kegiatan ini melibatkan 25 guru sekolah dasar yang tergabung dalam komunitas Kelompok Kerja Guru (KKG). Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta dalam merancang media pembelajaran interaktif berbasis Augmented Reality. Guru mampu menghasilkan produk pembelajaran digital yang sesuai dengan kebutuhan pembelajaran abad ke-21 serta memberikan respons positif terhadap kemudahan penggunaan Assemblr EDU. Temuan ini sejalan dengan penelitian sebelumnya yang menunjukkan bahwa penggunaan Assemblr EDU efektif mendukung pengembangan kompetensi pedagogis berbasis teknologi dan kualitas pembelajaran digital. Selain itu, integrasi Augmented Reality dalam pembelajaran dasar terbukti dapat meningkatkan motivasi belajar, pemahaman konsep abstrak, dan hasil belajar siswa. Dengan demikian, pelatihan pemanfaatan Assemblr EDU menjadi strategi efektif dalam mendukung transformasi digital pendidikan dasar dan penguatan kapasitas guru secara berkelanjutan</em><em>.</em></p>Urip UmayahNisa Islami
Copyright (c) 2026 Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
2026-06-112026-06-115224224910.57218/jompaabdi.v5i2.2858Transformasi Digital Perpustakaan Desa untuk Meningkatkan Minat Baca Masyarakat di Desa Badran dan Bengkal Kabupaten Temanggung
https://jomparnd.com/jurnal/index.php/jpabdi/article/view/2923
<p><em>Kesenjangan antara rendahnya budaya literasi membaca dan tingginya akses internet di Indonesia menunjukkan perlunya strategi inovatif dalam mengembangkan minat baca masyarakat. Transformasi perpustakaan desa menuju digitalisasi menjadi salah satu solusi strategis. Fokus utama dalam penelitian ini diarahkan pada upaya transformasi perpustakaan desa melalui proses digitalisasi dengan menelaah strategi perencanaan, implementasi, serta dampaknya terhadap peningkatan akses bacaan masyarakat di perpustakaan desa Badran dan Bengkal. Penelitian ini menggunakan konsep teori network society untuk melihat bagaimana transformasi digital perpustakan memengaruhi akses informasi masyarakat. Penelitian ini merupakan penelitian participatory action research dengan menjadikan metode observasi dan dokumentasi sebagai metode pengumpulan datanya. Lokasi penelitian dilakukan di perpustakaan Desa Badran dan Desa Bengkal, Kabupaten Temanggung. Kegiatan terdiri dari pelatihan kepada pengurus perpustakaan di kedua desa terkait media sosial, desain grafis, editing video, dan aplikasi digital perpustakaan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa adanya transformasi perpustakaan desa melalu proses digitalisasi memberikan dampak positif pada perpustakaan desa Badran dan Bengkal. Dengan adanya digitalisasi tersebut, perpustakaan Desa Badran terlihat lebih tertata rapi dengan sistem penomoran dan sirkulasi yang jelas. Akses terhadap buku bacaan menjadi lebih mudah, cepat, dan relevan. Selain itu, akun media sosial perpustakaan mulai aktif digunakan sebagai sarana publikasi. Dengan demikian, masyarakat terutama anak-anak meningkat.</em></p>Rika Lusri VirgaLikha Sari AnggreniYudie ApriantoIndah Nariyatur Rachmah
Copyright (c) 2026 Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
2026-06-112026-06-115225026810.57218/jompaabdi.v5i2.2923Edukasi Pemilahan dan Daur Ulang Sampah Plastik Menjadi Paving Blok di SMAN 3 Siak Hulu, Kampar, Riau
https://jomparnd.com/jurnal/index.php/jpabdi/article/view/2771
<p><em>Permasalahan sampah plastik masih menjadi tantangan serius di Indonesia, termasuk di lingkungan sekolah yang menghasilkan sampah plastik sekali pakai dalam jumlah cukup besar. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa dalam pengelolaan sampah plastik melalui edukasi pemilahan dan daur ulang sampah plastik menjadi paving blok. Kegiatan pengabdian dilaksanakan di SMAN 3 Siak Hulu, Kampar, Riau, dengan metode sosialisasi, pelatihan, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta berdasarkan perubahan distribusi nilai. Pada pre-test, nilai peserta didominasi kategori baik (50%) dan cukup (44%), dengan sebagian kecil pada kategori sangat baik (2%) dan kurang (4%). Setelah kegiatan pengabdian, terjadi pergeseran nilai ke kategori yang lebih tinggi, yaitu sangat baik (58%) dan baik (31%), sementara kategori cukup menurun menjadi 9% dan kategori kurang menjadi 2%. Hasil ini menunjukkan bahwa sebagian besar peserta mengalami peningkatan pemahaman setelah mengikuti kegiatan. Selain itu, peserta mampu mempraktikkan pembuatan paving blok dari limbah plastik sebagai produk bernilai guna, walaupun masih dalam skala terbatas. Secara keseluruhan, kegiatan ini efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta. Untuk pengembangan selanjutnya, diperlukan pendampingan berkelanjutan serta dukungan fasilitas agar pemanfaatan sampah plastik dapat diterapkan secara lebih optimal dan berkesinambungan di lingkungan sekolah</em><em>.</em></p>Fitri MairizkiArief Yandra PutraHarmiyati HarmiyatiDenofia ArischaMuhammad Nur Alim
Copyright (c) 2026 Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
2026-06-112026-06-115226927610.57218/jompaabdi.v5i2.2771Edukasi Manajemen Konflik Kerja sebagai Upaya Meningkatkan Keseiapan Magang Siswa SMK
https://jomparnd.com/jurnal/index.php/jpabdi/article/view/2800
<p><em>Kemampuan soft skill siswa SMK untuk menjalani magang masih terbatas sehingga perlu diberikan perbekalan, salah satunya mengenai manajemen konflik. Kegiatan ini dilakukan dengan tujuan mempersiapkan siswa SMK Katolik Santa Maria Pontianak yang berjumlah 107 siswa yang akan magang di berbagai industri di wilayah Kota Pontianak. Kegiatan ini dilakukan melalui Ceramah interaktif. Pre-test dan Post-test diberikan untuk mengetahui keefektifan kegiatan ini. Hasilnya memperlihatkan peningkatan signifikan pada aspek pengetahuan dari 58,6 menjadi 82,4 dan persepsi dari 2,9 menjadi 4,3. Ini menunjukkan kegiatan ini efektif sebagai materi perbekalan magang siswa SMK serta dapat menjadi strategi penguatan soft skills sebelum memasuki dunia industri</em><em>.</em></p>Hery Verianto The
Copyright (c) 2026 Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
2026-06-112026-06-115227728310.57218/jompaabdi.v5i2.2800Transformasi Kesehatan dan Lingkungan melalui Edukasi Komprehensif di Desa Samaenre Semaja
https://jomparnd.com/jurnal/index.php/jpabdi/article/view/2782
<p><em>Desa Samaenre Semaja menghadapi berbagai permasalahan yang memerlukan penanganan terpadu untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Berdasarkan hasil observasi, terdapat tiga masalah prioritas, yaitu kesehatan, lingkungan, dan pendidikan. Pada bidang kesehatan, keterbatasan sarana dan prasarana serta minimnya tenaga kesehatan menjadi kendala utama. Desa hanya memiliki Poskesdes dengan layanan bidan, sementara puskesmas berada pada jarak yang cukup jauh. Selain itu, pemahaman masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan dan penanganan kegawatdaruratan masih rendah. Ditemukan pula kasus stunting pada lima anak. Pada bidang lingkungan, pengelolaan sampah serta limbah rumah tangga dan pertanian belum dilakukan secara optimal. Sementara itu, pada bidang pendidikan masih terdapat keterbatasan fasilitas belajar seperti ruang kelas, perpustakaan, dan laboratorium yang berdampak pada rendahnya variasi pembelajaran dan minat belajar siswa.Sebagai upaya penyelesaian, dilaksanakan Program Sentuhan Sehat: Transformasi Kesehatan dan Lingkungan melalui Edukasi Komprehensif di Desa Samaenre Semaja. Program ini meliputi tiga kegiatan utama, yaitu pembentukan masyarakat sehat melalui edukasi gizi, kegawatdaruratan, dan kesehatan keluarga; inovasi lingkungan melalui edukasi pengelolaan sampah, pembuatan pupuk cair, dan pemanfaatan pekarangan; serta petualangan ekologi bagi siswa sekolah dasar. Pelaksanaan program dilakukan melalui koordinasi dengan mitra, penyusunan materi edukasi, pelaksanaan kegiatan, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman masyarakat mengenai kesehatan, lingkungan, dan pendidikan.</em></p>Gusni FitriMaria Imaculata OseAhmat PujiantoKhaerunnisa KhaerunnisaAndre NugrahaSalsabilla SalsabillaArdianus Gaspar Lili PurekRisa Risa
Copyright (c) 2026 Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
2026-06-112026-06-115228429510.57218/jompaabdi.v5i2.2782Pelatihan Strategi Branding Produk untuk Meningkatkan Daya Saing UMKM pada Asosiasi KUPU SUTERA di Kabupaten Pasuruan
https://jomparnd.com/jurnal/index.php/jpabdi/article/view/2895
<p><em>Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kemampuan pelaku UMKM dalam mengoptimalkan branding produk guna meningkatkan daya saing usaha dan kepercayaan konsumen. Mitra kegiatan adalah Asosiasi KUPU SUTERA di Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur yang terdiri atas pelaku usaha produsen daster, minuman herbal, batik, rajut, dan produk kreatif lainnya. Permasalahan utama mitra meliputi rendahnya pemahaman mengenai branding produk, seperti: identitas merek, desain kemasan, dan pemanfaatan media sosial sebagai sarana promosi digital. Kegiatan dilaksanakan selama Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026 melalui tahapan survey pendahuluan, Focus Group Discussion (FGD), pelatihan, pendampingan, serta evaluasi. Metode pelaksanaan dilakukan melalui pelatihan interaktif, diskusi, simulasi, dan pendampingan langsung. Materi yang diberikan meliputi branding produk, desain kemasan, fotografi produk, pembuatan konten digital dan digital marketing. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa 90% peserta menyatakan kegiatan sangat bermanfaat, 95% peserta memahami materi yang diberikan, dan 100% peserta mengalami peningkatan keterampilan dalam mengembangkan branding produk serta pemanfaatan media sosial sebagai sarana promosi. Program ini diharapkan mampu mendukung peningkatan daya saing UMKM secara berkelanjutan.</em></p>Juwita SariTitik MildawatiAlifio RahmanqaYahya Yahya
Copyright (c) 2026 Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
2026-06-122026-06-125229630610.57218/jompaabdi.v5i2.2895Pelatihan Pembuatan Hand Sanitizer dari Limbah Kulit Pisang di Kelurahan Foramadiahi Ternate
https://jomparnd.com/jurnal/index.php/jpabdi/article/view/2866
<p><em>Kelurahan Foramadiahi, Kecamatan Pulau Ternate, memiliki potensi sumber daya alam yang cukup besar, terutama pada sektor pertanian. Salah satu potensi yang belum dimanfaatkan secara optimal adalah limbah kulit pisang yang selama ini umumnya dibuang sebagai limbah rumah tangga. Padahal, kulit pisang mengandung senyawa bioaktif, seperti flavonoid dan polifenol, yang memiliki aktivitas antibakteri sehingga berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan hand sanitizer. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat Kelurahan Foramadiahi dalam mengolah limbah kulit pisang menjadi produk hand sanitizer yang bernilai guna dan ekonomis. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), edukasi mengenai formulasi dan pengemasan produk, serta pelatihan pembuatan hand sanitizer berbahan dasar kulit pisang. Evaluasi dilakukan melalui pengukuran tingkat pengetahuan peserta menggunakan pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan pada 40 peserta yang mengikuti pelatihan. Sebelum pelatihan, peserta dengan kategori pengetahuan tinggi hanya berjumlah 5 orang (12,5%), sedangkan 35 orang (87,5%) berada pada kategori pengetahuan rendah. Setelah pelatihan, jumlah peserta dengan kategori pengetahuan tinggi meningkat menjadi 35 orang (87,5%), sementara peserta dengan kategori pengetahuan rendah menurun menjadi 5 orang (12,5%). Selain itu, peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi serta mampu mempraktikkan pembuatan hand sanitizer secara mandiri. Kegiatan ini membuktikan bahwa pemanfaatan limbah kulit pisang sebagai bahan baku hand sanitizer dapat menjadi alternatif inovatif dalam meningkatkan nilai tambah limbah pertanian sekaligus memberdayakan masyarakat.</em></p>Hesti Trisnianti BurhanRufaidah AzzahrahSitti HartinaLiasari ArmaijinWahyunita Do TokaNur Upik En MasrikaAmran NurLola’ Tulak RerungMarhamah MarhamahMuh Danial FajriNurul Izzah H. L. PasiNissa Ariska Suwardi
Copyright (c) 2026 Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
2026-06-122026-06-125230731510.57218/jompaabdi.v5i2.2866Optimalisasi Probiotik sebagai Alternatif Antibiotik pada Peternakan Ayam Petelur di Desa Kelebuh Kecamatan Praya Tengah Lombok Tengah Nusa Tenggara Barat
https://jomparnd.com/jurnal/index.php/jpabdi/article/view/2867
<p><em>Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman peternak ayam petelur mengenai penggunaan antibiotik yang bijak serta pemanfaatan probiotik sebagai alternatif untuk mengurangi penggunaan antibiotik. Kegiatan dilaksanakan pada Maret 2026 di Desa Kelebuh, Kecamatan Praya Tengah, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, dengan melibatkan 32 peternak ayam petelur. Metode yang digunakan meliputi survei, sosialisasi, penyuluhan, pelatihan, dan demonstrasi praktik secara langsung. Materi yang diberikan mencakup penggunaan antibiotik yang tepat, dampak penggunaan antibiotik berlebihan, manfaat probiotik, serta cara aplikasinya.Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebelum sosialisasi hanya sekitar 10% peserta yang memahami penggunaan antibiotik sesuai prosedur, terutama terkait dosis, lama pemberian, dan masa henti obat (withdrawal time). Setelah kegiatan dilaksanakan, tingkat pemahaman peserta meningkat menjadi sekitar 85%. Peserta mulai memahami risiko resistensi antibiotik dan residu pada produk ternak, serta manfaat probiotik dalam menjaga kesehatan dan produktivitas ayam petelur. Demonstrasi praktik dinilai efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peternak menuju manajemen kesehatan ternak yang lebih aman dan berkelanjutan.</em></p>Muh. Aidil Fitriyan Fadjar SuryadiMaula AsrofiMuhammad SiswandiLalu UnsunnidhalMohammad Hasil TamzilBudi IndarsihI Gede Nano SeptianZaid Al GifariIne KarniRyan Aryadin PutraMuhamad AliKhairil Anwar
Copyright (c) 2026 Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
2026-06-122026-06-125231632310.57218/jompaabdi.v5i2.2867Peningkatan Produktivitas UMKM Binaan Baznas Microfinance Sawojajar melalui Fintech Syariah
https://jomparnd.com/jurnal/index.php/jpabdi/article/view/2943
<p><em>UMKM merupakan sektor ekonomi strategis yang berperan dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat, namun masih menghadapi kendala akses pembiayaan dan literasi keuangan. BAZNAS Microfinance Desa (BMD) hadir sebagai lembaga intermediasi keuangan syariah yang memberikan pendampingan dan pembiayaan mikro kepada pelaku UMKM untuk meningkatkan kapasitas usaha. Pengabdian ini bertujuan meningkatkan produktivitas UMKM binaan BMD Sawojajar melalui pelatihan pemanfaatan teknologi finansial (fintech) berbasis syariah sebagai upaya digitalisasi tata kelola usaha. Metode pengabdian dilakukan melalui sosialisasi, pendampingan bisnis, demonstrasi aplikasi fintech syariah, serta evaluasi perkembangan usaha. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan omzet rata-rata sebesar 28% setelah tiga bulan dibandingkan periode sebelumnya, serta efisiensi transaksi usaha setelah memanfaatkan layanan fintech syariah dengan melibatkan 30 pelaku UMKM binaan BAZNAS Microfinance Desa</em><em>.</em></p>Andro Agil Nur RakhmadEliza Silviana MiftakhDevita Maulina PutriHanjar Ikrima Nanda
Copyright (c) 2026 Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
2026-06-132026-06-135232433210.57218/jompaabdi.v5i2.2943Implementasi Edukasi Topical Aplikasi Fluor dan Fissure Sealant sebagai Upaya Pencegahan Penyakit Gigi dan Mulut
https://jomparnd.com/jurnal/index.php/jpabdi/article/view/3112
<p>Karies gigi masih menjadi masalah kesehatan yang banyak ditemukan pada anak usia sekolah sehingga diperlukan upaya promotif dan preventif yang berkelanjutan. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan pemahaman anak usia sekolah mengenai pencegahan karies melalui edukasi aplikasi fluor dan fissure sealant. Metode pengabdian dilaksanakan melalui penyuluhan interaktif, demonstrasi, diskusi, serta evaluasi pengetahuan sebelum dan sesudah edukasi. Kegiatan ini dilalukan pada siswa sekolah dasar yang berjumlah 52 responden. Hasil uji Wilcoxon Signed-Rank Test menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara pretest dan Post-test pemberian edukasi aplikasi topical fluor dan fissure sealant dengan nilai Z= -6,150 dengan p-Value <0.001 yang artinya skor pengetahuan setelah intervensi lebih tinggi dibandingkan sebelum intervensi. Kesimpulan dari kegiatan pengabdian ini menunjukkan bahwa edukasi yang diterapkan efektif dalam meningkatkan pengetahuan responden mengenai pencegahan karies gigi. Program edukasi serupa direkomendasikan untuk dilaksanakan secara berkelanjutan di sekolah dan diintegrasikan dengan program Usaha Kesehatan Gigi Sekolah (UKGS) agar peningkatan pengetahuan dapat dipertahankan dan diikuti dengan perubahan perilaku pemeliharaan kesehatan gigi serta penurunan kejadian karies pada anak usia sekolah.</p>Henny Febriani FebrianiWirza WirzaAmiruddin AmiruddinReca Reca
Copyright (c) 2026 Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
2026-06-302026-06-305233334010.57218/jompaabdi.v5i2.3112Pelatihan Joyful Learning dan Deep Learning melalui Media Edukatif Bermotif Papua bagi Calon Guru SD
https://jomparnd.com/jurnal/index.php/jpabdi/article/view/2835
<p><em>Calon guru Sekolah Dasar dituntut memiliki kemampuan merancang pembelajaran yang kreatif, menyenangkan, dan bermakna sesuai tuntutan pendidikan abad ke-21. Namun, pemahaman calon guru terhadap penerapan joyful learning dan deep learning masih cenderung bersifat teoritis serta belum didukung pengalaman belajar autentik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman calon guru SD tentang joyful learning dan deep learning, mengembangkan kreativitas melalui pembelajaran berbasis proyek, serta melatih peserta menghasilkan media pembelajaran berbasis budaya lokal Papua. Kegiatan dilaksanakan pada tahun 2026 di Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, FKIP Universitas Cenderawasih, dengan melibatkan 30 mahasiswa. Metode yang digunakan adalah Project Based Learning (PjBL) melalui pelatihan, diskusi kelompok, workshop, dan presentasi hasil karya berupa hiasan dinding edukatif bermotif ukiran Papua yang memuat materi pembelajaran SD. Hasil kegiatan menunjukkan seluruh kelompok berhasil menghasilkan media pembelajaran yang kreatif, kontekstual, dan aplikatif. Hasil observasi menunjukkan aspek kolaborasi kelompok memperoleh persentase tertinggi sebesar 83,33%, diikuti kreativitas pengembangan media sebesar 73,33% dan keaktifan diskusi sebesar 66,67%. Hasil self-assessment menunjukkan 83,3% peserta memiliki pemahaman yang baik terhadap konsep joyful learning dan deep learning. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pelatihan berbasis proyek yang mengintegrasikan budaya lokal efektif meningkatkan kompetensi pedagogik, kreativitas, kolaborasi, dan pengalaman belajar autentik calon guru SD</em><em>.</em></p>Okky Riswandha ImawanRaoda IsmailSusanto T Handoko
Copyright (c) 2026 Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
2026-06-302026-06-305234134910.57218/jompaabdi.v5i2.2835Pelatihan Pembuatan Teh Celup Herba sebagai Terapi Komplementer Asam Urat
https://jomparnd.com/jurnal/index.php/jpabdi/article/view/2559
<p>Penyakit asam urat merupakan salah satu penyakit inflamasi sendi yang paling sering ditemukan<em>. Masalah yang muncul pada terapi untuk gout adalah penggunaan obat secara lama dan panjang. Penggunaan jangka panjang NSAID mengakibatkan penurunan mukosa lambung sehingga lebih mudah terjadinya luka pada lambung (gastritis) sedangkan pada kortikosteroid dapat menimbulkan banyak masalah bagi kesehatan. Permasalahan yang dihadapi mitra dengan prevalensi pengidap asam urat sebanyak 20 kasus adalah kurangnya informasi mengenai penggunaan jangka panjang terapi obat kimia dan kurangnya informasi mengenai beberapa tanaman yang bisa dikombinasikan untuk memberikan efek pereda nyeri. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai potensi tanaman obat sebagai terapi komplementer penyakit asam urat sehingga penggunaan kortikosteroid secara terus menerus bisa dikurangi mengingat efek samping yang ditimbulkan. Kegiatan dilaksanakan melalui tahap identifikasi masalah dan pelaksanaan pelatihan. Tahap pelatihan dilakukan dengan demonstrasi dan praktik pembuatan teh celup pereda nyeri berbahan dasar herba krokot, rimpang jahe, dan rimpang kunyit. Hasil kuesioner menunjukkan peningkatan pengetahuan mitra dalam pembuatan teh celup pereda nyeri, dengan rerata skor sebesar 50,30% menjadi 95,76%. Dengan pengetahuan yang lebih baik, peserta diharapkan dapat membuat sendiri teh celup herbal sebagai terapi komplementer asam urat untuk membantu meringankan gejala yang ditimbulkan asam urat. Selain itu, peserta yang lebih teredukasi dapat menyebarluaskan pengetahuan ini kepada keluarga dan komunitas.</em></p>Levi PuradewaAntonius BudiawanBida Cincin KiranaChristina IndriasariAgus Purwanto
Copyright (c) 2026 Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
2026-06-302026-06-305235035510.57218/jompaabdi.v5i2.2559Strategi Pengembangan Sumber Daya Manusia untuk Mendukung Keberlanjutan Usaha pada Toko Kelontong Hairunisah di Kecamatan Cakranegara Selatan Baru, Kota Mataram
https://jomparnd.com/jurnal/index.php/jpabdi/article/view/3025
<p>Pengembangan sumber daya manusia (SDM) merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung keberlanjutan usaha mikro, termasuk toko kelontong. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pelaku usaha dalam pengelolaan SDM di toko kelontong hairunisah, kecamatan cakranegara selatan baru, kota mataram. Kegiatan ini diikuti oleh 5 peserta, yang terdiri atas pemilik usaha, anggota keluarga yang terlibat dalam operasional toko, dan karyawan. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, pelatihan, diskusi, serta pendampingan. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test, observasi selama pendampingan, serta penyebaran kuesioner untuk mengukur tingkat pemahaman dan kepuasan peserta. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa rata-rata nilai pemahaman peserta meningkat dari 65 menjadi 86, atau mengalami peningkatan sebesar 38,7%. Selain itu, 90% peserta menyatakan lebih memahami pentingnya perencanaan SDM, pembagian tugas, komunikasi kerja, dan pelayanan kepada pelanggan. Setelah pendampingan, peserta juga mulai menerapkan pembagian tugas yang jelas, pencatatan kehadiran sederhana, serta standar pelayanan. dengan demikian, kegiatan ini terbukti meningkatkan kapasitas SDM pelaku usaha sehingga mendukung keberlanjutan usaha Toko Kelontong Hairunisah<strong><em>.</em></strong></p>Eti SusantiWirda Zuriatun Sholehah
Copyright (c) 2026 Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
2026-06-302026-06-305235636210.57218/jompaabdi.v5i2.3025Pengembangan Ronde Keperawatan Terstruktur untuk Optimalisasi Patient Safety di RSU PKU Muhammadiyah Delanggu
https://jomparnd.com/jurnal/index.php/jpabdi/article/view/2820
<p><em>Data Kementerian Kesehatan menunjukkan bahwa insiden keselamatan pasien di rumah sakit masih cukup tinggi, dengan kategori insiden terbanyak adalah medication error, pasien jatuh, dan keterlambatan diagnosis. Hal ini memperkuat urgensi penerapan sistem patient safety yang lebih komprehensif dan berkesinambungan.</em><em> Tujuan pelaksanaan Pengabdian kepada Masyarakat ini adalah </em><em>pengembangan model ronde keperawatan terstruktur berbasis prinsip manajemen keperawatan dengan melakukan coaching dan role play di ruang rawat inap di PKU Muhammadiyah Delanggu.</em> <em>Metode evaluasi menggunakan kuesioner ronde keperawatan. Pada kegiatan pengabdian kepada Masyarakat ini didapatkan hasil sebelum dilakukan coaching dengan pengetahuan kurang sebanyak 9 (30%) orang, cukup sebanyak 16 (53,3%) orang dan baik sebanyak 5 (16,4%) orang. Setelah diberikan coaching tingkat pengetahuan responden menjadi meningkat dengan pengetahuan baik sebanyak 23 (76,7%) orang dan cukup 7 (23,3%). Pelaksanaan role play ronde keperawatan ketepatan pelaksanaan ronde 80-90%. Kesimpulan : hasil setelah dilakukan coaching dapat dilihat pengetahuan responden meningkat dan dapat melakukan role play sesuai dengan </em>Standar Operasional Prosedur<em> (SOP) ronde keperawatan sehingga metode ini dinilai efektif untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan responden.</em></p>Puput Risti KusumaningrumArlian Dhian SulistyowatiRizqi Afif Kurniawan
Copyright (c) 2026 Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
2026-06-302026-06-3052363369Digitalisasi Promosi Wisata Yeh Pulu di Desa Bedulu Gianyar: Edukasi Live Virtual Tour Interaktif
https://jomparnd.com/jurnal/index.php/jpabdi/article/view/3034
<p><em>Desa Wisata Yeh Pulu merupakan destinasi wisata budaya di Bali yang memiliki potensi sejarah dan budaya yang tinggi, namun promosi wisata masih terbatas dan belum optimal memanfaatkan media digital. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memperkenalkan Desa Wisata Yeh Pulu kepada masyarakat melalui promosi digital berbasis Live Virtual Tour menggunakan Zoom Meeting. Metode pelaksanaan meliputi observasi lokasi, penyusunan alur virtual tour dan storytelling, pelaksanaan tur virtual secara langsung, serta evaluasi melalui penyebaran kuesioner kepada peserta. Kegiatan ini diikuti oleh 216 peserta dari berbagai daerah. Hasil kuesioner menunjukkan bahwa 92% peserta menyatakan memperoleh pengetahuan baru mengenai potensi wisata dan sejarah Yeh Pulu, 89% peserta merasa puas terhadap pelaksanaan Live Virtual Tour, dan 78% peserta menyatakan tertarik untuk mengunjungi Desa Wisata Yeh Pulu secara langsung setelah mengikuti kegiatan. Temuan ini menunjukkan bahwa Live Virtual Tour dapat menjadi media promosi digital yang efektif, interaktif, dan berbiaya rendah dalam meningkatkan visibilitas destinasi serta mendorong minat kunjungan wisatawan ke Desa Wisata Yeh Pulu</em><em>.</em></p>Ni Made Ayu Natih WidhiariniNi Luh SupartiniSophea Tiur Cahyani Kusmanto MarpaungPutu Missela Arynata
Copyright (c) 2026 Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
2026-06-302026-06-305237037710.57218/jompaabdi.v5i2.3034Digitalisasi Orientasi Pasien Baru Berbasis Barcode untuk Peningkatan Mutu Layanan
https://jomparnd.com/jurnal/index.php/jpabdi/article/view/2758
<p>Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan mengimplementasikan sistem orientasi pasien baru berbasis barcode di RSU PKU Muhammadiyah Prambanan untuk meningkatkan mutu layanan dan kepuasan pasien. Sebelum program dilaksanakan, proses orientasi masih dilakukan secara manual sehingga berpotensi menimbulkan keterlambatan pelayanan dan ketidakkonsistenan informasi. Metode pelaksanaan terdiri atas analisis situasi dan kebutuhan mitra, perancangan sistem barcode, sosialisasi kepada perawat, implementasi, serta monitoring dan evaluasi. Evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner kepuasan terhadap 30 pasien baru yang telah menggunakan sistem tersebut. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sistem orientasi digital telah tersedia dan dapat diakses oleh 100% pasien baru melalui gawai masing-masing dengan dukungan media edukasi video yang terstandarisasi. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa 83% responden menyatakan sangat puas terhadap layanan digital yang diberikan. Implementasi sistem barcode terbukti meningkatkan efisiensi proses orientasi, mengurangi beban kerja administratif perawat, serta membantu pasien memahami hak dan kewajibannya secara mandiri tanpa mengurangi aspek humanis dalam pelayanan. Program ini berpotensi mendukung percepatan proses administrasi dan peningkatan mutu layanan rumah sakit. Pengembangan lebih lanjut diperlukan melalui integrasi sistem barcode dengan rekam medis elektronik untuk mendukung manajemen mutu rumah sakit yang berkelanjutan.</p>Arlina Dhian SulistyowatiPuput Risti KusumaningrumNesya Aulia JanahRizky Kurnia JatiDian Kartika Wati
Copyright (c) 2026 Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
2026-06-302026-06-305237838610.57218/jompaabdi.v5i2.2758Penyuluhan Karies Gigi untuk Meningkatkan Pengetahuan Kesehatan Gigi dan Mulut Siswa Kelas V SD Negeri Mattoangin II Makassar
https://jomparnd.com/jurnal/index.php/jpabdi/article/view/2978
<p><em>Rendahnya pengetahuan dan kesadaran siswa mengenai pentingnya menjaga kebersihan gigi dan mulut dapat meningkatkan risiko terjadinya karies gigi. Dalam perspektif Islam, menjaga kebersihan dan kesehatan merupakan bagian dari ajaran agama yang perlu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa mengenai karies gigi, faktor penyebab, perawatan, pencegahan, serta nilai-nilai Islam yang berkaitan dengan pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut. Kegiatan dilaksanakan di SD Negeri Mattoangin II Makassar dengan melibatkan 70 siswa kelas V sebagai peserta. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan edukatif melalui ceramah, diskusi interaktif, pemutaran video animasi edukasi, demonstrasi teknik menyikat gigi yang benar menggunakan phantom gigi, serta penyampaian materi kesehatan gigi dan mulut yang dikaitkan dengan QS. At-Tin ayat 4, QS. Al-Baqarah ayat 195, dan hadis Rasulullah SAW tentang anjuran bersiwak. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan siswa setelah mengikuti kegiatan penyuluhan. Berdasarkan hasil pebelitian sebagian besar siswa mampu menjawab pertanyaan mengenai penyebab karies gigi, cara pencegahan, waktu yang tepat untuk menyikat gigi, serta teknik menyikat gigi yang benar. Selain itu, sebanyak 15 siswa yang dipilih secara bergantian sebagai perwakilan peserta mampu menjawab pertanyaan evaluasi secara individu dengan benar, sementara sebagian besar siswa lainnya dapat menjawab pertanyaan yang diberikan secara klasikal. Hasil tersebut menunjukkan bahwa kegiatan edukasi yang dipadukan dengan pendekatan nilai-nilai Islam efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa mengenai kesehatan gigi dan mulut serta pentingnya menjaga kebersihan sebagai bagian dari implementasi ajaran Islam</em><em>.</em></p>Nur QayyimChusnul ChotimahAdelia Iftitah AnwarAnggun Dian Cahyani
Copyright (c) 2026 Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
2026-06-302026-06-305238739410.57218/jompaabdi.v5i2.2978Edukasi Pembuatan Pupuk Organik Cair dan Budidaya Hortikultura untuk Ketahanan Pangan Mandiri Desa Colo
https://jomparnd.com/jurnal/index.php/jpabdi/article/view/2775
<p><em>Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Desa Colo RT 1 RW 4, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, dengan tujuan meningkatkan ketahanan pangan mandiri keluarga melalui edukasi pembuatan pupuk organik cair (POC) dan budidaya tanaman hortikultura di pekarangan rumah. Kegiatan ini diikuti oleh 25 peserta yang terdiri atas ibu rumah tangga dan masyarakat setempat. Program dilaksanakan dalam empat tahapan, yaitu penyampaian materi mengenai pemanfaatan limbah organik rumah tangga sebagai bahan baku POC, praktik pembuatan POC, praktik budidaya tanaman hortikultura menggunakan media polybag, serta monitoring dan evaluasi secara berkala oleh tim pelaksana. Metode yang digunakan berupa penyuluhan, demonstrasi, praktik langsung, dan pendampingan. Materi pelatihan disampaikan oleh dosen Fakultas Pertanian Universitas Muria Kudus, sedangkan praktik budidaya dilakukan pada lahan percontohan yang telah disiapkan. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui observasi, pretest, posttest, serta penilaian keterampilan peserta selama pelatihan berlangsung. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa tingkat kehadiran peserta mencapai 100% atau sebanyak 25 orang. Sebanyak 80% peserta mengalami peningkatan pengetahuan berdasarkan hasil posttest yang lebih tinggi dibandingkan pretest. Selain itu, 88% peserta mampu membuat POC sesuai prosedur yang telah diajarkan, 84% peserta mampu mempraktikkan budidaya hortikultura dengan benar, dan 92% peserta berpartisipasi aktif selama kegiatan berlangsung. Program ini berhasil meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesadaran masyarakat dalam memanfaatkan limbah organik serta mengoptimalkan lahan pekarangan menjadi sumber pangan keluarga. Dengan demikian, kegiatan ini berkontribusi dalam mendukung ketahanan pangan rumah tangga yang mandiri, ekonomis, dan berkelanjutan</em><em>.</em></p>Alfattah Widyadhana PranovstyHadi SantosoAtin Indra SaputraMuchammad Bagas ArifiyantoDesya Amalia WibowoFaizatul FitriyahAnwar KhairulAf’izatuttama Af’izatuttamaLulu Fatikhatul Maryamah
Copyright (c) 2026 Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
2026-06-302026-06-305239540210.57218/jompaabdi.v5i2.2775Edukasi Pengelolaan Sampah untuk Meningkatkan Literasi Kesehatan Lingkungan Remaja Kepulauan Sangihe
https://jomparnd.com/jurnal/index.php/jpabdi/article/view/2808
<p><em>Siswa di SMA Negeri 3 Tahuna Barat masih sering membakar sampah plastik yang berisiko terhadap kesehatan lingkungan akibat keterbatasan fasilitas pemilahan sampah dan minimnya edukasi. Pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan kesehatan lingkungan siswa melalui edukasi pengelolaan sampah berbasis praktik. Kegiatan menggunakan desain pre-test dan post-test dengan intervensi multikomponen berupa penyuluhan, media audiovisual, diskusi, dan praktik daur ulang sampah. Kegiatan dilaksanakan pada 19 September 2025 terhadap 53 siswa. Pengetahuan diukur menggunakan kuesioner 10 butir sebelum dan sesudah intervensi. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon signed-rank dan effect size. Hasil menunjukkan skor rata-rata pengetahuan meningkat signifikan dari 8,13 menjadi 8,75 (p < 0,001; r = 0,39). Peningkatan terbesar terjadi pada siswa dengan skor awal rendah sehingga kesenjangan pengetahuan menurun. Respon siswa terhadap pendekatan praktik dan audiovisual juga sangat positif. Pendekatan edukasi multikomponen berbasis praktik ini dapat dipertimbangkan sebagai model promotif kesehatan lingkungan yang aplikatif untuk mendukung pengelolaan sampah di sekolah wilayah pesisir dan kepulauan.</em></p>Mareike Doherty PatrasMeityn Disye KasaluheNansy Delia PangandahengGrace Angel WuatenDhito Dwi PramardikaAgneta Sartika Wuaten
Copyright (c) 2026 Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
2026-06-302026-06-305240341210.57218/jompaabdi.v5i2.2808Smart Parenting Melalui Edukasi Gizi untuk Optimalisasi Tumbuh Kembang Balita pada Orang Tua Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Keputih
https://jomparnd.com/jurnal/index.php/jpabdi/article/view/3037
<p>Permasalahan gizi pada balita masih menjadi salah satu masalah kesehatan yang memengaruhi proses pertumbuhan dan perkembangan anak. Kurangnya pengetahuan orang tua mengenai pola asuh dan pemenuhan gizi yang tepat dapat meningkatkan risiko terjadinya gangguan tumbuh kembang pada balita. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan orang tua melalui program Smart Parenting dengan edukasi gizi guna optimalisasi tumbuh kembang balita. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi penyuluhan, diskusi interaktif, dan evaluasi menggunakan pretest dan posttest. Sasaran kegiatan adalah orang tua yang memiliki balita sebanyak 30 peserta. Hasil analisa kuesioner dari kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta setelah diberikan edukasi. Pada pengukuran awal, kategori pengetahuan baik sebesar 43%, dan kurang 33%. Setelah dilakukan edukasi, kategori pengetahuan baik meningkat menjadi 61% dan kategori kurang menurun menjadi 12%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa edukasi Smart Parenting dan gizi seimbang efektif dalam meningkatkan pengetahuan orang tua mengenai pengasuhan dan pemenuhan gizi balita. Kesimpulannya dengan meningkatnya pengetahuan orang tua, diharapkan dapat mendukung penerapan pola asuh yang tepat sehingga tumbuh kembang balita dapat berlangsung secara optimal.</p>Setiana AndarwulanYuni Khoirul WarohIndria NurainiAnnah Hubaedah
Copyright (c) 2026 Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
2026-06-302026-06-305241342010.57218/jompaabdi.v5i2.3037Pentingnya Edukasi Pemantauan Kehamilan Rutin dan Pencegahan Baby Blues pada Ibu Hamil
https://jomparnd.com/jurnal/index.php/jpabdi/article/view/2981
<p><em>Masa nifas merupakan periode adaptasi yang kompleks sehingga ibu berisiko mengalami gangguan psikologis, salah satunya baby blues. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan ibu hamil mengenai pentingnya pemantauan kehamilan rutin (Antenatal Care) dan upaya pencegahan baby blues melalui edukasi kesehatan. Kegiatan dilaksanakan pada 14 Januari 2026 di Puskesmas Hative Kecil, Kota Ambon, menggunakan metode penyuluhan kesehatan dan diskusi interaktif. Sebanyak 10 ibu hamil mengikuti kegiatan dengan antusias. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta, ditandai dengan peningkatan nilai rata-rata pretest dari 60% menjadi 84% pada posttest. Peserta juga menunjukkan pemahaman yang lebih baik mengenai gejala awal baby blues, pentingnya kunjungan antenatal secara rutin, dan dukungan keluarga selama masa kehamilan serta nifas. Kegiatan edukasi kesehatan terbukti meningkatkan pengetahuan ibu hamil mengenai pencegahan baby blues. Edukasi yang berkelanjutan diharapkan dapat mendukung kesehatan mental ibu dan meningkatkan kualitas pengasuhan bayi sejak awal kehidupan</em><em>.</em></p>Mariyati MardjukySyahfitrah Umamity
Copyright (c) 2026 Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
2026-06-302026-06-305242142510.57218/jompaabdi.v5i2.2981Kampanye Gizi Seimbang sebagai Pencegahan Masalah Gizi Siswa SMAN 1 Tabukan Utara
https://jomparnd.com/jurnal/index.php/jpabdi/article/view/3048
<p><em>Pergeseran paradigma masyarakat yang dipengaruhi oleh akselerasi teknologi telah menciptakan tuntutan akan efisiensi di berbagai aspek kehidupan. Hal ini berdampak pada kecenderungan remaja dalam mengonsumsi fast food yang dinilai lebih praktis, ekonomis, dan higienis</em>. <em>Permasalahan utama yang ditemukan pada siswa SMAN 1 Tabukan Utara adalah minimnya pengetahuan mengenai konsep Gizi Seimbang. Mayoritas siswa masih mengabaikan pentingnya proporsi zat gizi yang masuk ke dalam tubuh mereka. Selain itu, belum adanya program edukasi gizi yang masif, terjadwal, dan terstruktur di lingkungan SMAN 1 Tabukan Utara. Adapun solusi yang ditawarkan: berupa pelaksanaan Kampanye Gizi Seimbang yang interaktif. Pengabdian ini dilaksanakan di SMA 1 Tabukan Utara yang meliputi seluruh siswa kelas 10-12, yang berjumlah 75 orang. Adapun tahapan kegiatan meliputi tahap persiapan, pelaksanaan, dan tahap evaluasi berupa analisis pre-test dan post-test serta persentase peningkatan pengetahuan. </em><em>Setelah dilakukan kampanye, rerata skor pengetahuan siswa meningkat dari 65,5 menjadi 80.5. Dengan demikian, kampanye sadar gizi seimbang efektif meningkatkan pengetahuan siswa. Oleh karena itu, </em><em>diharapkan pihak sekolah dapat mengintegrasikan program edukasi gizi ini secara berkelanjutan, misalnya melalui optimalisasi peran Unit Kesehatan Sekolah (UKS) atau Kader Kesehatan Remaja sekolah. Selain itu, disarankan diadakan pemantauan status gizi (pengukuran TB dan BB) secara berkala minimal setiap semester.</em></p>Astri Juwita MahihodyJelita Siska Herlina HinonaungMeityn Disye KasaluheMareike Doherty PatrasGrace Angel WuatenYoudy L. L Kawengian
Copyright (c) 2026 Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
2026-06-302026-06-305242643210.57218/jompaabdi.v5i2.3048Edukasi Pemanfaatan Biomassa Menjadi Arang dan Briket Skala Rumah Tangga Menggunakan Reaktor Double Barrel
https://jomparnd.com/jurnal/index.php/jpabdi/article/view/3070
<p><em>Sampah organik kering seperti serpihan kayu, bambu, ranting, dan daun kering masih banyak dijumpai di lingkungan permukiman, tetapi pemanfaatannya sebagai sumber energi alternatif belum optimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah limbah biomassa menjadi arang menggunakan reaktor </em><em>double barrel</em><em> serta memanfaatkannya sebagai bahan baku briket. Kegiatan dilaksanakan pada 3 September 2025 di RW 11 Kelurahan Taman, Kecamatan Taman, Kota Madiun melalui penyuluhan, demonstrasi, praktik pembuatan arang dan briket, serta diskusi interaktif. Reaktor terdiri atas dua tabung koaksial, yaitu tabung bagian dalam sebagai ruang pirolisis dan tabung luar sebagai ruang pembakaran. Sebanyak 10 peserta yang terdiri atas 6 ibu rumah tangga, 3 bapak-bapak, dan 1 Ketua RW mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan antusias. Hasil uji coba menunjukkan bahwa reaktor mampu menghasilkan arang dari biomassa bambu, meskipun masih menghasilkan asap dalam jumlah cukup banyak akibat kadar air biomassa dan bahan bakar yang belum benar-benar kering. Berdasarkan hasil evaluasi, dilakukan modifikasi reaktor dengan menambahkan ventilasi udara pada tabung luar untuk meningkatkan suplai oksigen sehingga proses pembakaran menjadi lebih sempurna dan produksi asap berkurang. Demonstrasi pembuatan briket juga memperoleh respons positif karena peserta dapat mempraktikkan secara langsung proses pencampuran, pencetakan, dan pengeringan briket. Kegiatan ini menunjukkan bahwa reaktor </em><em>double barrel</em><em> merupakan teknologi tepat guna yang sederhana, mudah dibuat, dan mudah dioperasikan pada skala rumah tangga. Penerapan teknologi ini berpotensi mendukung pengelolaan limbah biomassa yang lebih produktif, menghasilkan bahan bakar alternatif yang bernilai ekonomi, serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pemanfaatan limbah secara ramah lingkungan.</em></p>Petrus Setya MurdapaTheresia Liris WindyaningrumLeo Eladisa GanjariChatarina Dian Indrawati
Copyright (c) 2026 Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
2026-06-302026-06-305243344110.57218/jompaabdi.v5i2.3070Optimalisasi Pemanfaatan Buku KIA melalui Edukasi Interaktif untuk Meningkatkan Pengetahuan Ibu Hamil tentang Tanda Bahaya Kehamilan di Polindes Selong Belanak
https://jomparnd.com/jurnal/index.php/jpabdi/article/view/2937
<p><em>Kehamilan merupakan periode penting yang membutuhkan pemantauan kesehatan secara berkelanjutan, terutama dalam upaya mendeteksi dini tanda bahaya kehamilan. </em><em>Buku KIA merupakan media edukasi yang mudah diakses, tetapi hasil observasi awal di Polindes Selong Belanak menunjukkan bahwa sebagian ibu hamil masih memanfaatkan buku tersebut sebatas catatan pemeriksaan dan belum menjadikannya sebagai sumber belajar mandiri</em><em>. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk </em><em>meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang tanda bahaya kehamilan melalui optimalisasi pemanfaatan buku KIA</em><em>. </em><em>Sasaran kegiatan adalah 9 ibu hamil di wilayah kerja Polindes Selong Belanak, Kabupaten Lombok Tengah. </em><em>Metode pelaksanaan meliputi pretest, edukasi interaktif berbasis Buku KIA, demonstrasi penggunaan buku KIA, diskusi tanya jawab, dan posttest</em><em>. </em><em>Instrumen evaluasi berupa kuesioner berupa 20 butir pilihan ganda yang menilai pengetahuan tentang pengertian tanda bahaya, tanda bahaya trimester I-III, tindakan yang harus dilakukan, </em><em>jadwal pemeriksaan kehamilan dan pemanfaatan buku KIA sebagai sumber informasi kesehatan.</em> <em> Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan rata-rata skor pengetahuan ibu hamil dari 55% pada pretest menjadi 95% pada posttest. </em><em>Seluruh peserta mengalami peningkatan skor setelah edukasi. </em><em>Peningkatan ini menunjukkan bahwa edukasi menggunakan buku KIA efektif dalam membantu ibu hamil memahami tanda bahaya kehamilan di setiap trimester serta meningkatkan kesiapsiagaan untuk segera mencari pertolongan ke fasilitas kesehatan apabila ditemukan keluhan yang mengarah pada komplikasi. Kegiatan ini membuktikan bahwa buku KIA dapat dimanfaatkan secara optimal sebagai media edukasi yang praktis dan mudah diakses untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil.</em></p>Fitria YulastiniHerlina Herlina
Copyright (c) 2026 Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
2026-06-302026-06-305244245010.57218/jompaabdi.v5i2.2937