Digitalisasi Promosi Wisata Yeh Pulu di Desa Bedulu Gianyar: Edukasi Live Virtual Tour Interaktif
DOI:
https://doi.org/10.57218/jompaabdi.v5i2.3034Keywords:
Cultural tourism, Digital marketing, Interactive tourism, Virtual tourAbstract
Desa Wisata Yeh Pulu merupakan destinasi wisata budaya di Bali yang memiliki potensi sejarah dan budaya yang tinggi, namun promosi wisata masih terbatas dan belum optimal memanfaatkan media digital. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memperkenalkan Desa Wisata Yeh Pulu kepada masyarakat melalui promosi digital berbasis Live Virtual Tour menggunakan Zoom Meeting. Metode pelaksanaan meliputi observasi lokasi, penyusunan alur virtual tour dan storytelling, pelaksanaan tur virtual secara langsung, serta evaluasi melalui penyebaran kuesioner kepada peserta. Kegiatan ini diikuti oleh 216 peserta dari berbagai daerah. Hasil kuesioner menunjukkan bahwa 92% peserta menyatakan memperoleh pengetahuan baru mengenai potensi wisata dan sejarah Yeh Pulu, 89% peserta merasa puas terhadap pelaksanaan Live Virtual Tour, dan 78% peserta menyatakan tertarik untuk mengunjungi Desa Wisata Yeh Pulu secara langsung setelah mengikuti kegiatan. Temuan ini menunjukkan bahwa Live Virtual Tour dapat menjadi media promosi digital yang efektif, interaktif, dan berbiaya rendah dalam meningkatkan visibilitas destinasi serta mendorong minat kunjungan wisatawan ke Desa Wisata Yeh Pulu.
References
Alfidyah, N. (2025). Strategi pemasaran digital dalam meningkatkan daya tarik destinasi wisata pasca pandemi. Jurnal Pariwisata Digital Indonesia, 4(2), 45–56.
Huang, Y. C., Backman, S. J., Backman, K. F., & Chang, L. L. (2013). Exploring the implications of virtual reality technology in tourism marketing: An integrated research framework. Tourism Management, 36, 490–500.
Idris, M., Rahmawati, D., & Putra, A. (2024). Digital tourism berbasis teknologi imersif untuk promosi situs budaya. Jurnal Teknologi Pariwisata, 6(1), 33–42.
Idris, I., Pratikto, H., Herdiani, A., Kurniawan, N. C., & Maharani, D. (2023). Assisting smart tourism through virtual reality apps for tourists destination in Indonesia. Proceedings of the International Conference on Electrical, Electronics and Information Engineering.
Kabadayi, S., Ali, F., Choi, H., Joosten, H., & Lu, C. (2019). Smart service experience in hospitality and tourism services. Journal of Service Management, 30(3)
Kistanti, R., Wijayanti, P., & Hidayat, T. (2024). Pelatihan pembuatan konten digital bagi pengelola wisata berbasis masyarakat. Jurnal Pengabdian Pariwisata Nusantara, 5(3), 101–110.
Nihayah, S., Pratama, R., & Lestari, A. (2023). Virtual tour sebagai media alternatif promosi destinasi wisata edukatif. Jurnal Media Pariwisata, 11(2), 88–97.
Patak, A. A., Yaumi, M. T. A., & Yaumi, M. (2025). Exploring the potential integration of virtual human-based artificial intelligence into the marketing of tourism spots. Tamaddun Life, 24(2).
Rouza, E., Syafitri, D., & Kurniawan, A. (2023). Pengembangan media promosi wisata berbasis web virtual reality untuk meningkatkan minat kunjung wisatawan. Jurnal Teknologi Informasi dan Pariwisata, 8(1), 21–30.
Solechan, A. (2024). Augmented reality: Challenges, opportunities and implementation in digital tourism. Tourism Communication Journal.
Sukaris, S. (2025). Transformasi smart tourism village dalam pengembangan potensi wisata lokal berbasis teknologi. Jurnal Destinasi Pariwisata Indonesia, 7(1), 55–66.
Wahyuni, N., Sari, P., & Utama, I. G. B. R. (2025). Platform digital cerdas sebagai penguat identitas lokal dalam pengembangan desa wisata. Jurnal Pariwisata Berkelanjutan, 9(1), 72–83.
Wibawa, I. P. A. (2022). Digital marketing and sustainable tourism for tourist villages in Bangli Regency, Bali. International Journal of Social Science and Business.
Wahyuningsih, Y., & Pratisti, C. (2026). The impact of smart tourism technology on tourist satisfaction moderating by digital literacy. International Journal of Management, Digital Science, and Analytics, 5(1).
Wulandari, D. (2025). Strategi kampanye digital interaktif dalam meningkatkan promosi destinasi wisata budaya. Jurnal Komunikasi Digital, 5(2), 90–102.









