Edukasi Pembuatan Pupuk Organik Cair dan Budidaya Hortikultura untuk Ketahanan Pangan Mandiri Desa Colo
DOI:
https://doi.org/10.57218/jompaabdi.v5i2.2775Keywords:
Hortikultura, Kemandirian pangan, Pupuk organik cairAbstract
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Desa Colo RT 1 RW 4, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, dengan tujuan meningkatkan ketahanan pangan mandiri keluarga melalui edukasi pembuatan pupuk organik cair (POC) dan budidaya tanaman hortikultura di pekarangan rumah. Kegiatan ini diikuti oleh 25 peserta yang terdiri atas ibu rumah tangga dan masyarakat setempat. Program dilaksanakan dalam empat tahapan, yaitu penyampaian materi mengenai pemanfaatan limbah organik rumah tangga sebagai bahan baku POC, praktik pembuatan POC, praktik budidaya tanaman hortikultura menggunakan media polybag, serta monitoring dan evaluasi secara berkala oleh tim pelaksana. Metode yang digunakan berupa penyuluhan, demonstrasi, praktik langsung, dan pendampingan. Materi pelatihan disampaikan oleh dosen Fakultas Pertanian Universitas Muria Kudus, sedangkan praktik budidaya dilakukan pada lahan percontohan yang telah disiapkan. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui observasi, pretest, posttest, serta penilaian keterampilan peserta selama pelatihan berlangsung. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa tingkat kehadiran peserta mencapai 100% atau sebanyak 25 orang. Sebanyak 80% peserta mengalami peningkatan pengetahuan berdasarkan hasil posttest yang lebih tinggi dibandingkan pretest. Selain itu, 88% peserta mampu membuat POC sesuai prosedur yang telah diajarkan, 84% peserta mampu mempraktikkan budidaya hortikultura dengan benar, dan 92% peserta berpartisipasi aktif selama kegiatan berlangsung. Program ini berhasil meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesadaran masyarakat dalam memanfaatkan limbah organik serta mengoptimalkan lahan pekarangan menjadi sumber pangan keluarga. Dengan demikian, kegiatan ini berkontribusi dalam mendukung ketahanan pangan rumah tangga yang mandiri, ekonomis, dan berkelanjutan.
References
Alkatiri, A., Handayani, R. T. N., Rosa, O., Bahruna, M. A., & Arum, D. P. (2024). Pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) dari Limbah Rumah Tangga Sebagai Solusi Ramah Lingkungan untuk Pertanian Berkelanjutan pada Desa Klurak Candi Sidoarjo. KARYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(2), 360-367.
Ashari, Saptana, & Purwantini, T. B. (2012). Potensi dan Prospek Pemanfaatan Lahan Pekarangan untuk Mendukung Ketahanan Pangan. Forum Penelitian Agro Ekonomi, 30(1), 13–30. https://doi.org/10.21082/fae.v30n1.2012.13-30
Awaluddin, Akrim, D., Angela, L. A., Syaiful, A. Z., & Presentya, Y. (2024). Resiliensi Ketahanan Pangan: Studi Pendahuluan Urban Farming Berkelanjutan di Kota Makassar. Journal of Environmental Behavior and Engineering, Volume (2), No. (2), 14- 27. https://doi.org/10.56326/jebe.v2i2.5520
Fauzi, M., Kastaman, R., & Pujianto, T. (2019). Pemetaan Ketahanan Pangan pada Badan Koordinasi Wilayah I Jawa Barat. Jurnal Industri Pertanian – Volume 01. Nomor 01, 1-10.
Imran, A. N., Muhanniah, & Giono, B. R. W. (2019). Metode penyuluhan pertanian dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani (Studi kasus di Kecamatan Maros Baru Kabupaten Maros). Jurnal AGRISEP: Kajian Masalah Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis, 18(2), 289–304. https://doi.org/10.31186/jagrisep.18.2.289-304
Kementerian Pertanian. (2020). Pedoman Program Pekarangan Pangan Lestari (P2L). Jakarta: Kementerian Pertanian Republik Indonesia.
Loppies, J. E., & Yumas, M. (2017). Pemanfaatan limbah cair industri rumput laut sebagai pupuk organik cair untuk tanaman pertanian. Jurnal Industri Hasil Perkebunan, 12(2), 66-75.
Mardikanto, T. (2009). Sistem Penyuluhan Pertanian. Surakarta: Sebelas Maret University Press.
Mendrofa, H. K., Laoli, O., Waruwu, L. P., Mendrofa, J. B., Zai, M. L., Dawolo, A. J., Telaumbanua, P. H. (2025). Dampak Penggunaan Pupuk Organik dan Anorganik pada Tanaman Kedelai (Glycine max). Jurnal Ilmu Pertanian dan Perikanan, Vol. 2 No. 2, 207-212. https://doi.org/10.70134/penarik.v2i2.653
Mendrofa, S. J., & Lase, N. K. (2025). Pengaruh Pemberian Pupuk Organik Cair terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Pakcoy. Jurnal Ilmu Pertanian dan Perikanan, Volume 02, Nomor 02, 249- 254. https://doi.org/10.70134/penarik.v2i2.662
Pahlepi, R., Dewi, A. S., Gaol, R. A., Kuswarak, Ahiruddin, Muzahit, Z., . . . Awalani, I. (2023). Upaya Mengurangi Penggunaan Pupuk Kimia Melalui Penyuluhan Pentingnya Penggunaan Pupuk Organik Bagi Kelompok Wanita Tani (KWT) Mekar Jaya, Tanggamus. Jurnal Abdi Masyarakat Saburai (JAMS), Vol. 4 No. 2, 163-171.
Reza, M., Noer, M., Yonariza, & Asmawi. (2019). Hubungan ikatan anggota kelompok tani dengan partisipasinya pada proses perencanaan penyuluhan pertanian tingkat nagari di Kabupaten Lima Puluh Kota. Jurnal Penyuluhan, 15(1), 17–30. https://doi.org/10.25015/penyuluhan.v15i1.16355
Sari, B., Effendi, J., Rufial, Wanialisa, M., Alam, I. K., & Sarpan. (2024). Pengembangan Urban Farming sebagai Ketahanan Pangan di Lingkungan RW 023 Kelurahan Teluk Pucung Bekasi Utara. Jurnal Media Abdimas Vol 3 No 2, 97-108. https://doi.org/10.24967/jams.v4i02.2560
Septiandika, V., Supriyanto, Yunus, E. Y., Maksin, M., & Puspitarini, R. C. (2025). Pemanfaatan Lahan Sempit Dalam Meningkatkan Ketahanan Pangan Keluarga di Desa Sebaung Kabupaten Probolinggo. Journal of Human And Education, Volume 5, No. 2, 618-624. https://doi.org/10.31004/jh.v5i2.2478
Sijabat, A. G., Rahayu, E., & Himawan, A. (2023). Pengaruh Aplikasi Pupuk Organik Cair (POC) terhadap Bibit Kelapa Sawit Pre Nursery pada Bagian Lapisan Tanah Top Soil dan Sub Soil. Agroforetech, Volume 1, Nomor 2, 920-927.
Slamet, M. (2003). Membentuk Pola Perilaku Manusia Pembangunan. Bogor: IPB Press.
Trimerani, R., Ismiasih, Dewi, C. W., & Afroda, H. (2025). Pemanfaatan Limbah Sayuran Menjadi Pupuk Organik Cair melalui Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani “Sri Rejeki” di Sabdodadi Bantul. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Vol. 5 No. 2, 481-490. https://doi.org/10.36908/akm.v5i2.1227.









